HAM

Bangunan Pasar Indrasari yang menyerap anggaran Milyaran” Terbengkalai “

Pembangunan gedung pasar Indrasari yang rencana akan di pakai oleh para pedagang yang lapaknya terbakar 5 tahun lalu, hingga sampai saat ini belum di tempati dan di manfaatkan. Sementara pembangunan gedung tersebut menghabiskan dana APBD Kobar hampir kurang lebih tiga puluhan milyar (30 M ) yang bergulir 3 tahun Anggaran dan telah rampung pada 2018.kini mulai ramai menjadi topik pembicaraan para pedagang bahwa pasar Indrasari “Terbengkalai”

Dinas Pasar yang menjadi pengelola bangunan tersebut di duga kurang sigap dan tanggap dalam percepatan pemanfaatan dan pengelolaan gedung itu, agar maksimal dan bisa cepat di rasakan manfaatnya bagi masyarakat Kobar.ungkap pedagang yang enggan disebutkan jati dirinya

Mestinya begitu selesai sudah bisa langsung di pakai .bila perencanaannya matang dan faham akan kondisi pasar serta animo masyarakat yg ingin menikmati pasar moderen yg telah melalap anggaran sekitar kurang lebih 30M yang sangat fantastis itu.

Melihat Kondisi gedung pasar tersebut saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Kualitas hasil pekerjaannya sangat jauh dari harapan dan luar bangunan banyak di tumbuhi rumput dan fasilitas pendukung yang belum memadai yakni halaman pada gedung itu yang masih berupa hamparan semak belukar juga nampak terlihat ” ungkap para pedagang yang enggan disebutkan namanya katanya kita masih belum Merdeka dari” pembangunan “.

” suasana hari kemerdekaan RI tahun ini justru kami merasa tidak merdeka dalam memanfaatkan gedung baru itu”.
Kembali pada dinas pasar Kobar selaku pengelola sedikit lalai dan tidak menghargai kucuran dana yang begitu besar, kurang lebih tiga puluh milyar ( 30 M )tidak segera di ambil manfaatnya buat masyarakat.jika hal itu cepat dimanpaatkan maka hasilnya sudah luar biasa untuk menambah pendapatan asli daerah .

info yang sering didengar dari beberapa selentingan diterima oleh para pedagang bahwa pasar Moderen Indrasari itu akan diresmikan secepatnya .tetapi kenyataannya nihil sehingga bergema Suara sumbang para pedagang .”tidak sedikit dana yang terkucur untuk itu namun belum ada realisasinya untuk diresmikan .”jika pemerintah daerah dan propinsi kalimantan tengah ingin memerdekakan para pedagang nya maka dipercepat peresmian pasar itu ” ungkapnya pada wartawan

ketika dikonfirmasikan kepada Kepala dinas Pasar dan usaha kecil Menengah M Yadi sabtu 17/8 setelah beliau melaksanakan upacara HUT RI yang ke 74 mengatakan untuk saat ini masih belum bisa diresmikan karena masih menunggu Peraturan gubernur dan masih dalam proses . (Taufik Hidayat)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button