Bupati: Tingkat Dan Kuatkan Digitalisasi Jaringan Dalam Perluasan Layanan -

Bupati: Tingkat Dan Kuatkan Digitalisasi Jaringan Dalam Perluasan Layanan

0

SIDOARJO | Suaralintasindonesia.com -Perumda Delta Tirta diharapkan mampu memperluas cakupan layanan, meningkatkan kualitas distribusi, serta menekan tingkat kebocoran air atau Non-Revenue Water (NRW).

Pesan tersebut disampaikan Bupati Sidoarjo H. Subandi saat menghadiri penandatanganan perjanjian kerja sama antara Perumda Delta Tirta Sidoarjo dengan PT. BPR Delta Artha Sidoarjo sekaligus konsultasi publik penyusunan Rencana Bisnis Perumda Delta Tirta Sidoarjo Tahun 2027-2031 di Kantor Perumda Delta Tirta Sidoarjo, Kamis (5/11).

Momentum penting dalam memperkuat komitmen peningkatan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Serta dalam proses penyusunan rencana bisnis lima tahun ke depan untuk bisa benar-benar maksimal dalam memberikan layanan kepada masyarakat Sidoarjo.

Subandi menegaskan, persoalan kebocoran air dan belum optimalnya jaringan distribusi harus menjadi perhatian utama. Menurutnya, Perumda Delta Tirta perlu melakukan pembenahan secara menyeluruh dengan perencanaan yang terukur dan target yang jelas.

“Persoalan kebocoran air ini sangat penting. Saya minta seluruh jajaran Perumda Delta Tirta benar-benar melakukan pembenahan. Target yang sudah ditetapkan harus dipenuhi, karena ini menyangkut pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia mendorong penerapan digitalisasi melalui pemanfaatan dashboard pemerintah daerah untuk memantau kondisi jaringan, tingkat kebocoran, serta kebutuhan pelayanan air bersih di setiap wilayah.

“Sekarang kita sudah masuk era digitalisasi. Saya ingin data Perumda Delta Tirta bisa terintegrasi dalam dashboard pemerintah daerah, sehingga kita bisa melihat di mana kebocoran, wilayah mana yang membutuhkan jaringan, serta kebutuhan apa yang harus segera dipenuhi,” ujarnya.

Selain itu, Bupati meminta jajaran direksi untuk tidak hanya berfokus pada perencanaan di atas kertas, tetapi juga turun langsung ke lapangan dalam menyelesaikan berbagai persoalan. Pembenahan jaringan, penggunaan material sesuai standar, serta peningkatan kualitas pelayanan harus menjadi komitmen bersama.

Dalam rencana bisnis 2027-2031, Perumda Delta Tirta menargetkan peningkatan cakupan layanan air bersih dari sekitar 30 persen menjadi lebih dari 50 persen. Penambahan sambungan pelanggan baru juga ditargetkan mencapai hingga 90 ribu sambungan secara bertahap.

Upaya tersebut akan dilakukan melalui optimalisasi jaringan distribusi, termasuk pengaturan tekanan air (pressure management) untuk menekan kebocoran dan meningkatkan efisiensi distribusi.

Subandi berharap penyusunan rencana bisnis tersebut dapat menjadi peta jalan yang jelas bagi Perumda Delta Tirta dalam menjawab kebutuhan air bersih masyarakat Sidoarjo yang terus meningkat.

“Harapan kita, Perumda Delta Tirta semakin baik. Pelayanannya harus maksimal, jaringan terus dibenahi, dan kebutuhan air bersih masyarakat bisa terpenuhi. Kita semua memiliki satu visi, yaitu membangun Kabupaten Sidoarjo yang lebih baik,” katanya.

Melalui penyusunan rencana bisnis ini, Perumda Delta Tirta diharapkan mampu memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan efisiensi operasional, serta menghadirkan layanan air bersih yang lancar, prima, dan merata bagi masyarakat Kabupaten Sidoarjo. (Hr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!