Warga Pekong Saga Desak Kades Perbaiki Jalan, Penyiraman Damkar Dinilai Bukan Solusi
Kabupaten Tangerang,Suaralintasindonesi.com—Keluhan warga Kampung Pekong, RT 005/RW 002, Desa Saga, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, terkait kondisi jalan rusak yang menimbulkan debu putih terus bergema. Warga secara tegas mendesak Pemerintah Desa Saga untuk segera menindaklanjuti perbaikan jalan yang dinilai telah lama terabaikan.
Seperti diketahui sebelumnya, Kepala Desa Saga H.Sarnata, S.Pd.,menyampaikan bahwa perbaikan jalan belum dapat dilaksanakan karena keterbatasan anggaran, dan realisasi perbaikan paling memungkinkan baru akan menunggu hasil Musrenbang mendatang.
Di tengah kekhawatiran warga yang semakin meningkat karena debu putih yang mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari, khususnya di musim kemarau, akhirnya Pemerintah Desa mengambil langkah sementara dengan mendatangkan satu unit mobil Damkar untuk menyiram jalan pada Minggu malam (27/9/2026) pukul 22.00 WIB.
Namun, langkah tersebut justru dinilai warga tidak menyelesaikan akar masalah.
“Penyiraman bukan solusi. Jalan harus segera diperbaiki secara permanen. Percuma disemprot air, kalau saluran air dan got saja sudah tidak berfungsi dengan baik. Kami minta secepatnya ditangani dengan serius,”tegas salah satu warga dengan nada kecewa.
Warga menjelaskan bahwa paving blok lama di sepanjang jalan tersebut sudah banyak yang rusak dan amblas, sehingga saat musim hujan mudah terjadi genangan air dan banjir. Saluran air di pinggir jalan juga tertutup dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Warga sebenarnya sudah berinisiatif mengurug bagian jalan yang rendah dengan sisa beton agar tidak tergenang air, namun saat musim kemarau justru menimbulkan debu putih yang mengganggu pernapasan dan kebersihan lingkungan.
Menyikapi keluhan masyarakat tersebut, Guntur dari LSM AJISAKA INDONESIA menyampaikan perhatiannya:
“Kami mengapresiasi inisiatif penyiraman, namun langkah itu hanyalah obat sementara. Apa gunanya menyiram jika kerusakan struktur jalan dan saluran air tidak pernah disentuh? Ini seperti menutup lubang dengan kain tipis. Keterbatasan anggaran bukan alasan untuk mengabaikan hak warga atas lingkungan yang layak dan sehat. Kami mendesak Pemerintah Desa Saga dan Kecamatan Balaraja untuk memprioritaskan perbaikan jalan ini dalam Musrenbang berikutnya, dan tidak menunda-nunda lagi. Kesehatan dan kenyamanan warga adalah hak yang tidak boleh ditawar-tawar.”
(Kang Ir/@sli.com)
Diterbitkan Oleh : PT. Media Suara Lintas Indonesia Grop.
