Bupati Subandi Dukung Pengawasan Desa -

Bupati Subandi Dukung Pengawasan Desa

0

SIDOARJO | Suaralintasindonesia.com -Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama Kejaksaan Negeri Sidoarjo menggelar rapat koordinasi Program Java Desa (Jaksa Garda Desa) di ruang Opsroom Pemkab Sidoarjo. Rabu (29/4). Rakor dihadiri Bupati Sidoarjo, H. Subandi, Sekda, Dr.Fenny Apridawati, Kadis PMD, Probo Agus Sunarmo, Kabag. Hukum, Ketua ABPEDNAS Sidoarjo, Ketua Paguyuban BPD Sidoarjo dan Kajari Sidoarjo, Zaidar Rasepta beserta jajaran.

Subandi menyampaikan bahwa Program Jaga Desa merupakan iniaiatif untuk memperkuat pembinaan dan pengawasan desa serta menindaklanjuti program dari pemerintah pusat.

Program Jaga Desa ini nantinya Pak Kajari sebagai pembina di ABPEDNAS. Kalau nanti ada sesuatu ya tinggal disampaikan dengan pembinanya adalah sebagai P Kajari,’ katanya.

“Kolaborasi yang lebih erat antara Paguyuban BPD dan ABPEDNAS. Is bahkan mendorong peleburan kepengurusan kedua organisasi tersebut agar lebih solid dan terhubung langsung dengan program pusat”. Langkah ini penting agar program ini nanti berkesinambungan antara desa dan desa serta untuk memperkuat koordinasi dalam menyelesaikan persoalan desa.

Kami mengharapkan Paguyuban dan ABPEDNAS ini saling memberikan support dan dukungan. Kalau bisa dilebur menjadi satu,’ tegasnya.

Subandi juga menyoroti masih adanya konflik antara BPD dan Kepala Desa yang berujung pada persoalan hukum. Dengan hadirnya program Jaga Desa, ia berharap permasalahan tersebut dapat diminimalisir melalui pendekatan pembinaan dan komunikasi yang lebih baik.

Harapan kita kalau ada persoalan kita langsung ke ranah hukum, tapi bisa dikomunikasilan dengan APH terlebih dahulu,’ katanya.

Ia pun meminta seluruh pengurus untuk akaktif membangun komunikasi dan koordinasi antara Paguyuban dan ABPEDNAS. Hal ini dinilai penting guna menciptakan kepengurusan yang kuat dan efektif di Kabupaten Sidoarjo.

Subandi menegaskan bahwa tujuan utama dari seluruh upaya ini adalah untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik.

“Mudah-mudahan sinkronisasi antara Paguyuban BPD dan ABPEDNAS ini bisa berjalan baik, demi kemajuan  Kabupaten Sidoarjo serta mampu menjadi wadah pembelajaran dan pertukaran pengetahuan antar desa maupun antar Kecamatan, khususnya dalam memahami dan mengimplementasikan regulasi yang berlaku secara tepat dan berkelanjutan,’ pungkasnya. (Hr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!