Pemko Gunungsitoli  Laksanakan Rapat Koodinasi Lintas Perangkat Daerah Dalam Mematangkan Persiapan Verifikasi Dan Validasi Lapangan Program Kampung Kretif Sumut Berkah Tahun 2026 -

Pemko Gunungsitoli  Laksanakan Rapat Koodinasi Lintas Perangkat Daerah Dalam Mematangkan Persiapan Verifikasi Dan Validasi Lapangan Program Kampung Kretif Sumut Berkah Tahun 2026

0

GUNUNGSITOLI, Suaralintasindonesia.com || Pemerintah Kota Gunungsitoli mematangkan persiapan menghadapi Verifikasi dan Validasi Lapangan Program Kampung Kreatif Sumut Berkah Tahun 2026 melalui rapat koordinasi lintas perangkat daerah yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Andhika Perdana Laoly, S.STP., M.Si., CGCAE, di Ruang Rapat Center Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Kamis (1/10/2026).

 

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut atas hasil Rapat Pleno I Penilaian Proposal Program Kampung Kreatif Sumut Berkah, di mana usulan Pemerintah Kota Gunungsitoli lolos untuk mengikuti tahapan Verifikasi dan Validasi Lapangan oleh Tim Penjaringan Provinsi Sumatera Utara.

 

Berdasarkan jadwal resmi, verifikasi dan validasi untuk Kota Gunungsitoli akan dilaksanakan pada Rabu, 7 Oktober 2026 pukul 09.00 WIB di Kelurahan Ilir.

 

Dalam rapat, Sekda bersama perangkat daerah terkait membahas kesiapan menghadapi tahapan verifikasi, meliputi penyempurnaan bahan ekspose, kelengkapan data dukung, serta kesiapan lokasi yang akan menjadi bagian dari proses klarifikasi lapangan. Rangkaian verifikasi sendiri mencakup Entry Meeting berupa paparan pemerintah daerah dan klarifikasi lapangan.

 

Sekda mengarahkan agar bahan ekspose Pemerintah Kota Gunungsitoli disempurnakan berdasarkan hasil pembahasan dalam rapat, dengan koordinasi Bapperida. Selain itu, dilakukan peninjauan lokasi Kampung Kreatif dan persiapan lokasi sebagai bagian dari kesiapan menghadapi verifikasi lapangan.

 

Persiapan lokasi tersebut dikoordinasikan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) bersama Bapperida, Camat, dan Lurah, sehingga kondisi lapangan dapat dipersiapkan sesuai dengan usulan dan gambaran pengembangan yang telah disampaikan dalam proposal.

 

Dalam proposal yang diajukan, kawasan Bantaran Sungai Nou di Kelurahan Ilir diusulkan untuk dikembangkan sebagai Kampung Kreatif berbasis ekonomi lokal dan budaya Nias. Kawasan ini memiliki karakteristik permukiman padat dengan aktivitas ekonomi masyarakat yang masih didominasi sektor informal serta memiliki potensi untuk dikembangkan secara lebih terarah.

 

Data dalam proposal mencatat kawasan tersebut dihuni sekitar 1.756 jiwa atau 410 kepala keluarga. Kondisi tersebut menjadi salah satu konteks dalam rencana pengembangan kawasan, khususnya melalui penguatan ekonomi masyarakat, penataan lingkungan, serta pemanfaatan potensi lokal.

 

Konsep yang diusulkan adalah pengembangan waterfront ekonomi kreatif berbasis budaya Nias, dengan potensi pada sektor kerajinan anyaman dan ukiran khas Nias, kuliner lokal, serta wisata budaya dan wisata air.

 

Untuk mendukung konsep tersebut, proposal memuat sejumlah strategi pengembangan, antara lain penataan boardwalk dan ruang publik, pengembangan dermaga wisata air, penataan fasad rumah menjadi lapak UMKM, serta penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat. Rencana ini diarahkan untuk menghubungkan penataan kawasan dengan peningkatan aktivitas ekonomi dan pemberdayaan masyarakat. (Restu A)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!