Kontrol Sosial LSM AJISAKA: Proyek SPAL di Sukamulya Diduga Abaikan Standar Teknis dan K3
Kabupaten Tangerang|Suaralintasindonesia.com—Proyek pembangunan Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) di Kampung Merak, RT 02/RW 02, Desa Merak, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, kini menuai sorotan tajam. Proyek bersumber dari dana swakelola APBD Tahun Anggaran 2026 dengan nilai anggaran Rp99.800.000,-, dikerjakan CV. RYA KEMUNING LESTARI dalam waktu 30 hari kalender. Temuan dipublikasikan Senin (14/09/2026).
Dari pantauan di lapangan, ditemukan dugaan ketidakpatuhan terhadap standar teknis: sebelum pemasangan beton, dasar galian tanah diduga tidak dilapisi urugan pasir sebagaimana seharusnya, padahal lapisan pasir berfungsi meratakan dudukan dan menjaga kekokohan struktur.

Selain masalah teknis, standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga diabaikan. Para pekerja terlihat tidak mengenakan Alat Pelindung Diri (APD), padahal komponen anggaran untuk K3 seharusnya sudah dialokasikan dalam proyek sejenis.
“Pekerja di lokasi terlihat tidak menggunakan alat pelindung diri, padahal komponen anggaran untuk K3 umumnya telah dialokasikan,” ujar Napoleon dari LSM AJISAKA saat melakukan kontrol sosial di lokasi.
Pelaksana maupun pengawas proyek juga tidak terhadir di lokasi saat pekerjaan berlangsung. Minimnya pengawasan ini dinilai berpotensi menurunkan kualitas hasil kerja serta membuka celah terjadinya penyimpangan.
Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, pihak pelaksana atau pengawas berinisial (J) tidak memberikan respons sama sekali. Sikap ini dinilai tidak kooperatif, mengingat proyek dibiayai anggaran publik yang seharusnya terbuka terhadap pengawasan masyarakat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi.

Awak media berharap Camat Sukamulya Khalid Mawardi, S.Sos., S.IP., MM., hingga Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid segera turun tangan, memberikan teguran dan arahan agar proyek berjalan sesuai aturan, berkualitas, dan bermanfaat bagi warga. Transparansi, pengawasan ketat, serta kepatuhan terhadap standar teknis dan keselamatan menjadi kunci setiap penggunaan anggaran negara.
(Kang Ir/red/@sli.com)
Diterbitkan Oleh : PT. Media Suara Lintas Indonesia Grop.
