Mengendapnya Anggaran Di Bank Dikeluhkan Para Kontraktor
SIDOARJO | Suaralintasindonesia.com -Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sidoarjo ditenggarai seringkali mengendap di bank dalam jumlah signifikan, yang dikenal sebagai Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa), karena tingkat penyerapan anggaran yang minim.
Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, H.Abdillah Nasih, S.M menyampaikan saya akan pelajari dulu mengapa kok seperti itu. Yang tahu kita itu, memang dulu ada “simpen-simpenan” dan pemda dulu tidak boleh ada uang cash sehingga semuanya ditaruh Himbara. Dan tahun ini mulai ke bank jatim, tetapi itupun tidak semua proyek dan sisa-sisa dari itu,’ sampainya, usai kegiatan Narsum Kamis (6/11)
“Dan seharusnya tentang proyek itu harus ada uang muka, dan uang muka itu diambil berdasarkan perbup itu. Artinya bahwa kewajiban semua itu harus kasih uang muka. Tetapi kenapa kok kemudian tidak ada yang mendapat uang muka, mungkin ada satu lainnya dapat diberikan bila yang lainnya tidak dapat terpenuhi. Maka coba nanti saya lihat dan saya cek.
Jika aturan memang harus uang muka untuk melancarkankan, gak mungkin kita pemerintahan, kan nanti bisa bunuh diri sendiri. Gak dikasih uang muka fakta dan resiko gak kepakai. Nanti kita akan panggil semua OPD. Saya pikir termin-termin dilalui. Nanti komisi c akan kita panggil. Apakah serapan atau kendala-kendalanya seperti itu. Masak gara duwit, kan duwitnya ada,’ pungkasnya. (Tim)
