Saat Ramadhan di Kendal Masih Marak Praktek  Judi Togel, Warga Desak Polisi Bertindak -

Saat Ramadhan di Kendal Masih Marak Praktek  Judi Togel, Warga Desak Polisi Bertindak

0

Kendal | suaralintasindonesi.com- Praktik perjudian togel di wilayah Kabupaten Kendal masih berlangsung selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Sejumlah lokasi bahkan terpantau beroperasi secara terbuka di ruang publik, sehingga menimbulkan keresahan masyarakat dan memicu kritik terhadap aparat penegak hukum.

Berdasarkan pantauan awak media pada Jumat (20/2/2026), sedikitnya empat kios di Komplek Pasar Kendal diduga menjual togel jenis kupon maupun putihan secara terang-terangan. Aktivitas tersebut berlangsung pada sore hingga malam hari, tanpa terlihat adanya tindakan penertiban.

Hasil penelusuran lapangan juga menemukan beberapa titik lain yang diduga menjadi lokasi transaksi perjudian, yakni Pasar Srogo Kecamatan Brangsong, Desa Sumberrejo, serta Komplek JBL Kecamatan Kaliwungu. Modus yang digunakan antara lain penjualan togel putihan dan kupon bergambar kuda lari jenis HK.

Warga menilai keberadaan praktik tersebut tidak hanya melanggar hukum pidana, tetapi juga mencederai ketertiban umum dan nilai moral, terlebih terjadi saat bulan Ramadhan.

“Biasanya buka setiap hari mulai pukul 16.00 sampai 22.00 WIB. Sudah lama, tapi seperti dibiarkan,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Masyarakat mempertanyakan kinerja aparat kepolisian setempat yang dinilai belum menunjukkan tindakan tegas. Mereka khawatir pembiaran ini menimbulkan asumsi negatif di tengah publik serta membuat praktik perjudian semakin berkembang.

Selain itu, warga juga meminta aparat menutup lokasi yang diduga sebagai pusat aktivitas jaringan togel di jalur Pantura, dekat Jembatan Kalikuto Desa Sambungsari Kecamatan Weleri. Tempat tersebut disebut-sebut dikelola oleh seseorang berinisial Yogo yang diduga terkait jaringan bandar judi.

Warga berharap kepolisian segera melakukan penindakan terhadap pelaku maupun bandar perjudian agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, sekaligus menjadi bentuk penegakan hukum yang tegas di bulan Ramadhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!