Bupati, Pastikan Bantuan Gubernur Khofifah Tepat Sasaran -

Bupati, Pastikan Bantuan Gubernur Khofifah Tepat Sasaran

0

SIDOARJO | Suaralintasindonesia.com -Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan sosial senilai Rp.3.016.350.000 kepada warga Sidoarjo. Secara simbolis bansos itu diberikan kepada ratusan warga penerima manfaat di Pendopo Delta Wibawa. Rabu (18/2).

Bantuan tersebut sebagian besar bersember dari Dinas Sosial Jawa Timur sebesar Rp.1.858 Milliar, kontribusi dari BUMD sebesar Rp.25 juta serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) sebesar Rp.1.132 Milliar.

Total bantuan sebesar Rp.3.016.350.000 tersebut dialokasikan untuk berbagai program perlindungan sosial. Diantaranya bantuan sosial kepada lansia Program Keluarga Harapan (PKH) plus bagi 533 keluarga, bantuan sosial penyandang disabilitas 66 jiwa, dan bantuan Kewirausahaan Inklusif dan Produktif (KIP) putri jawara 100 jiwa.

KIP bagi pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Jawa Timur Sejahtera (PPKS) Jawara 9 jiwa, bantuan permakanan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) 10 jiwa, bantuan bagi pilar sosial (SDM PKH Plus, pendamping disabilitas, TKSK dan Tagana) 77 jiwa, zakat produktif 50 penerima, serta dukungan bagi 5 BumDes, 2 Desa perdaya dan 3 Desa Jatim Puspa.

Khofifah menegaskan bahwa seluruh penyaluran bansos di Jawa Timur ditargetkan rampung sebelum 1 Maret 2026 sebagai bantalan sosial dan ekonomi menjelang Ramadhan.

“Ini bagian dari bantalan sosial dan ekonomi. Harapannya menjelang ramadhan panjenengan semua lebih tenang, karena bantuan ini bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga,’ ujarnya.

Menurutnya program xakat produktif di fokuskan bagi pelaku usaha ultra mikro agar mampu meningkatkan pendapatan dan keluar dari kemiskinan ekstrim. Sementara PKH Plus dan bantuan sosial lainnya menyasar kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas dan perempuan kepala keluarga.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo, H. Subandi menyampaikan apresiasi atas perhatian dan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam membantu masyarakat Sidoarjo. Ia memastikan penyaluran bansos di wilayah akan dikawal agar tepat sasaran dan tidak terjadi pengurangan alokasi.

“Penyesuaian bantuan sosial tidak ada pengurangan. Seluruhnya di-cover dan dialokasikan sesuai peruntukan. Kami pastikan distribusinya tepat sasaran dan sesuai data,’ tegas Subandi.

Ia menambahkan, bantuan sosial ini menjadi simbol gotong royong antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam menghadapi tantangan ekonomi dan sosial yang menuntut respon cepat.

“Terima kasih atas perintah Ibu Gubernur. Sabtu dan minggu kemarin juga telah disalurkan bantuan kursi roda dan program bedah rumah. Hari ini bansos untuk Sidoarjo turun. Artinya kita optimis angka kemiskinan bisa ditekan dan ekonomi masyarakat,’ ujarnya.

Subandi berharap sinergi antar Pemprov Jatim dan Kabupaten Sidoarjo terus diperkuat, termasuk melalui peran pilar sosial seperti TKSK, Tagana, dan pendamping PKH agar seluruh bantuan benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (Hr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!