PUPR Sidoarjo Kebut Perbaikan Jalan Rusak
SIDOARJO | Suaralintasindonesia.com -Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air terus mempercepat perbaikan infrastruktur jalan demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
Kepala Dinas PUBMSDA Sidoarjo, M. Makhmud mengatakan nahwa mulai minggu ini perbaikan jalan akan dilakukan secara serentak di 16 ruas yang tersebar di sejumlah kecamatan. Besok kami mulai menangani 16 ruas jalan yang berada di wilayah kecamatan Sidoarjo, Buduran, Gedangan, Sedati dan Waru. Pekerjaan ini akan kami laksanakan secara serentak oleh oleh Dinas PUPR,’ katanya. Rabu (4/2).
“Perbaikan jalan tersebut tidak hanya dilakukan melalui Dinas PUPR namun juga akan berjalan simultan dengan program Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK). Pada minggu berikutnya Dinas PUPR kembali akan menangani 15 ruas jalan tambahan secara bersamaan”.
InsyaAllah minggu ini 16 ruas, minggu depan kami akan lakukan 15 ruas. Sementara itu teman-teman camat juga akan bergerak melalui PIWK. Harapannya sesuai arahan Bupati Sidoarjo sebelum Hari Raya seluruh perbaikan sudah selesai hingga bisa dinikmati masyarakat,’ jelasnya.
Meski fokus pada 16 ruas jalan yang telah ditetapkan, Dinas PUPR tetap membuka kemungkinan penanganan darurat pada titik-titik yang dinilai sangat mendesak. Penambalan jalan akan dilakukan apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan segera.
Untuk memastikan kelancaran pekerjaan, pihaknya telah melakukan koordinasi dan desk bersama para camat guna memetakan kewenangan penanganan jalan baik yang ditangani langsung oleh Dinas PUPR maupun melalui PIWK.
Semua sudah kami petakan, tinggal Menyinkronkan agar pelaksanaannya bisa berjalan simultan dan optimal,’ ulasnya.
Terkait penanganan Jalan Lingkar Timur saat ini menjadi perhatian publik. Dinas PUPR juga menyiapkan langkah percepatan dengan dukungan satuan tugas (satgas) serta koordinasi lintas sektor. Bahkan pihaknya berharap adanya penambahan anggaran guna mempercepat penanganan ditempat tersebut.
Selain itu, Kepala Dinas PUPR, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan perencanaan untuk sekitar 25 paket pekerjaan jalan yang ditargetkan rampung pada Maret 2026. Setelah seluruh perencanaan selesai proses lelang, akan dilakukan secara serentak.
Kedepan pola ini juga akan kami terapkan untuk perencanaan tahun 2027. Kami sudah berkoordinasi dengan Bappeda agar perencanaan bisa dianggarkan di PAK. Dengan sistem serentak penanganan lebih cepat, lelang lebih cepat dan manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,’ pungkasnya. (Hr)
